IKAPAS Batam Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Rahmah El Yunusiyah

No comments

Batam, 12 November 2025 — Ikatan Keluarga Pasaman (IKAPAS) Kota Batam menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Rahmah El Yunusiyah, tokoh perempuan tangguh dan pendidik visioner asal Ranah Minang.

Ketua Umum IKAPAS Batam, Ibrahim Koto, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa penganugerahan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap jasa besar Rahmah El Yunusiyah dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan bagi kaum perempuan.

Kami atas nama keluarga besar IKAPAS Batam menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Rahmah El Yunusiyah bukan hanya kebanggaan masyarakat Minangkabau, tetapi juga inspirasi bagi seluruh bangsa Indonesia. Perjuangan beliau membuka jalan bagi lahirnya perempuan-perempuan hebat yang berperan penting di berbagai bidang,” ujar Ibrahim Koto di Batam, Rabu (12/11).

Rahmah El Yunusiyah dikenal sebagai pendiri Diniyah Puteri Padang Panjang, lembaga pendidikan perempuan pertama di Indonesia. Melalui lembaga tersebut, ia berhasil melahirkan generasi perempuan terdidik yang kemudian menjadi tokoh penting dalam sejarah bangsa, di antaranya H.R. Rasuna Said, dan Nurhayati Subakat, pendiri merek kosmetik Wardah.

Lahir di Padang Panjang pada 16 Oktober 1900, Rahmah El Yunusiyah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk memajukan pendidikan dan pemberdayaan perempuan hingga akhir hayatnya pada 26 Februari 1969. Gagasan dan perjuangannya menjadi inspirasi bagi lahirnya sistem pendidikan modern yang menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai keagamaan.

Kami berharap penganugerahan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat juang kaum perempuan, khususnya generasi muda Minangkabau, agar terus berkontribusi dalam dunia pendidikan, sosial, dan pembangunan bangsa,” tambah Ibrahim Koto.

IKAPAS Batam juga mengajak seluruh masyarakat Minangkabau, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk terus menjaga dan meneladani nilai-nilai perjuangan Rahmah El Yunusiyah — nilai keikhlasan, kecerdasan, dan keberanian dalam mengangkat martabat bangsa melalui pendidikan.

Tentang IKAPAS Batam

Ikatan Keluarga Pasaman (IKAPAS) Kota Batam merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang menjadi wadah silaturahmi, kebersamaan, dan pengabdian bagi perantau asal Kabupaten Pasaman yang berdomisili di Kota Batam.

IKAPAS Batam memiliki semboyan “Basamo Mako Manjadi, Marsada Ita Bisa”, yang bermakna kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman.

  • “Basamo Mako Manjadi” (bahasa Minangkabau) berarti “Bersama, maka kita akan berhasil.”
  • “Marsada Ita Bisa” (bahasa Mandailing/Batak Angkola) berarti “Bersatu, kita bisa.”

Semboyan ini digunakan karena perantau asal Kabupaten Pasaman yang berada di Kota Batam berasal dari berbagai suku bangsa, dengan mayoritas suku Minangkabau dan Mandailing. Kabupaten Pasaman sendiri terletak di wilayah utara Provinsi Sumatera Barat, berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara dan Riau, sehingga memiliki kekayaan budaya dan keberagaman etnis yang tinggi.

Semboyan tersebut mencerminkan semangat gotong royong, solidaritas, dan toleransi antar-suku yang menjadi kekuatan utama IKAPAS Batam dalam membangun kebersamaan di perantauan.

Dengan semangat “Basamo Mako Manjadi, Marsada Ita Bisa”, IKAPAS Batam berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, baik di Kota Batam maupun di kampung halaman di Kabupaten Pasaman.

Baca juga...

Bagikan:

Tinggalkan komentar