BATAM, Arah Batam – Tumpahan tanah dan pasir ditemukan mengotori jalan di sepanjang rute menuju Mega Legenda, tepatnya di depan Perumahan Duta Mas, Batam Center. Diduga tumpahan ini berasal dari truk pengangkut tanah yang kerap melintas di kawasan tersebut.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi jalan sudah kotor dan berdebu selama tiga hari terakhir. “Kalau panas, tanahnya jadi keras kayak batu di tengah jalan. Tapi kalau hujan, tanahnya jadi lembek dan licin. Motor udah ada tiga yang jatuh gara-gara ini,” ujarnya.
Kondisi ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Selain menyebabkan jalan menjadi licin saat hujan, tumpukan tanah yang mengering juga bisa menjadi benda keras yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti perusahaan mana yang mengoperasikan truk-truk tersebut. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Mudah-mudahan perusahaan-perusahaan yang mengangkut tanah atau pasir bisa lebih bertanggung jawab, misalnya dengan menutup muatan pakai terpal. Jadi debu nggak terbang ke mana-mana dan muatan juga nggak jatuh ke jalan,” tambah warga tersebut.
Warga juga mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap masalah ini. “Jangan tunggu sampai ada korban jiwa. Harus diusut perusahaan mana yang bertanggung jawab, dan kalau perlu dikenakan sanksi tegas, jangan cuma diberi teguran-teguran saja,” tegasnya.
Masyarakat berharap pemerintah setempat dan instansi terkait segera turun tangan untuk menindak pelanggaran ini demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.(tlab)




